Banjir Sempat 175 cm, Genangan Air di Kampung Melayu Mulai Surut

Banjir Sempat 175 cm, Genangan Air di Kampung Melayu Mulai Surut

Jakarta, CNN Indonesia — Banjir setinggi 25 cm¬†masih menggenangi Kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, hingga Sabtu (16/7) pukul 14.45 WIB. Banjir disebabkan luapan Kali Ciliwung akibat kiriman dari Depok.
Pantuan CNNIndonesia.com di lokasi, warga masih bergotong royong menguras air yang menggenangi jalan.

Tampak pula pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) ikut membantu warga membersihkan lumpur dan sampah yang menyumbat selokan.

Ketua RT 13 RW 4, Sanusi (55) mengatakan banjir mulai datang sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Selang satu setengah jam kemudian, ketinggian air mencapai 90 cm.

“Puncaknya 175 cm (tapi) langsung surut. Sekarang tinggal berapa senti aja. 20-25 cm,” kata Sanusi saat ditemui di lokasi, Sabtu (16/7).

Banjir Terjang 8 Kecamatan di Garut, Warga Butuh Makanan & Air Bersih
Sanusi mengatakan banjir diperparah dengan intensitas hujan yang kian deras pada pukul 03.00 WIB. Banjir turut membawa sampah dan lumpur setebal 15 cm. Hal itu yang menyebabkan genangan di RT 13 tak kunjung surut.

“Makanya agak lama kan lumpur sama sampah kan nyatu. Kalau banjir gede ya yang lama ya (membersihkan) lumpur sampah,” ujarnya.

Setidaknya, ada 100 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan ini. Meski begitu, Sanusi mengatakan tak banyak warga yang mengalami kerugian karena telah diinformasikan sebelumnya oleh pihak Jakarta Kini (JAKI) hingga BPBD.

“Dari sore jam 8/9 (dapat informasi) dari JAKI. Terus BPBD juga, via wa,” kata Sanusi.

Selain RT 13 RW 4, banjir juga turut menggenangi wilayah Kebon Pala lainnya yakni RT 10 dan 11 RW 5. Menurut Sanusi, ketinggian air di kawasan tersebut kurang lebih sama dengan wilayahnya.

“Sama sih. Datarannya sama. 170-an lah,” tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya mencatat banjir menggenangi sejumlah wilayah di DKI. Salah satunya Kelurahan Kampung Melayu dengan tinggi muka air mencapai 160 sentimeter.

Di kawasan itu, sebanyak 24 RT terdampak. Banjir disebut akibat dari luapan Kali Ciliwung.

Olahraga